Dzahaban naas wa baqiyan nasnaas *)
Telah pergi manusia, yang tertinggal hanya kera
Makhluk tak tahu diri temannya syetan
Makhluk tak tahu malu sahabatnya syetan
Itu yang syetan akui
Ah berani sekali si syetan
Telanjang di depan manusia
Bukan, bukan manusia tapi kera
Itu yang syetan akui
Telah hilang manusia
Menjadi hewan yang hina dan nista
Bahkan lebih daripada si syetan
Itu yang syetan akui
Ah aku malu
Manusia tanpa kemanusiaan
Manusia tanpa kemuliaan
Menjadi temannya syetan
Menjadi sahabatnya syetan
Manusia yang bukan manusia
Sadarkah kau?
*) Inspirasi dari Ihya’ Ulumuddin.
Sesungguhnya sudah sejak lama Al-Ghazali menulis dalam Ihya`, Dzahaban naas wa baqiyan nasnaas (Telah pergi manusia, yang tertinggal hanya kera).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment