Jis se jigar-i-lala me thandak ho who shabnam Daryaan
ke dil jis se dabel jaen who toofan *)
Seperti embun yang mendinginkan hati bunga lily,
dan bagaikan topan yang menggelagakkan dalamnya sungai
Membuncah menerjang sekat kejahiliyahan
Menoreh goresan pedang penuh sayat kemenangan
Menderu langkah mujahid tanpa kemusykilan
Menuju puncak kemuliaan dan keridhoanNya
Dalam kanvas cinta kepadaNya
Membingkai pribadi Rijalud dakwah
Tangguh, kuat, berkarakter
Oh alangkah indahnya
Pabila diri ini sepertinya
Kafilah dakwah pemburu syahid
Oh alangkah senangnya
Pabila jiwa ini bergabung dengannya
Taman orang perindu surga
*) Syair dari seorang filosof dan penyair Muslim tenar dari India untuk menggambarkan kepahlawanan sejati salah satu penakluk terbesar dan penegak agama Islam yaitu khalifah Umar bin Khattab.
ke dil jis se dabel jaen who toofan *)
Seperti embun yang mendinginkan hati bunga lily,
dan bagaikan topan yang menggelagakkan dalamnya sungai
Membuncah menerjang sekat kejahiliyahan
Menoreh goresan pedang penuh sayat kemenangan
Menderu langkah mujahid tanpa kemusykilan
Menuju puncak kemuliaan dan keridhoanNya
Dalam kanvas cinta kepadaNya
Membingkai pribadi Rijalud dakwah
Tangguh, kuat, berkarakter
Oh alangkah indahnya
Pabila diri ini sepertinya
Kafilah dakwah pemburu syahid
Oh alangkah senangnya
Pabila jiwa ini bergabung dengannya
Taman orang perindu surga
*) Syair dari seorang filosof dan penyair Muslim tenar dari India untuk menggambarkan kepahlawanan sejati salah satu penakluk terbesar dan penegak agama Islam yaitu khalifah Umar bin Khattab.

