Kembali bersua. Ya melanjutkan perjalanan goresan ini yang semakin mengalir. Menuangkan pikiran2 yang membuncah dalam memoriku. Setelah bergelut dengan kesibukan yang banyak menyita waktu, akhirnya aku bisa juga menggerakkan jari jemariku menuntun memencet tombol keyboard komputer dengan ringannya. Meski kesibukan, kepenatan dan kelelahan masih terus memenuhi tubuh yang kurus ini. Tetapi selaksa cinta, embun penyejuk dan semangat masih tetap mengiringi perjalanan ini. Ehm mulai dari mana ya? Langsung aja ya? Sebentar lagi temen2 dah pada lulus. Yang pasti satu babak telah kita selesaikan. Kita akan memulai babak baru lagi. Tapi yang menjadi pembahasan seru temen2 adalah when is your married? Ups! lho kok? Belum apa2 kok sudah mikirin itu. Begitu kata para senior. Emang apanya yang salah? Toh kita juga udah pada dewasa. Meski yang namanya menikah memang butuh persiapan yang matang. Karena menikah tidak hanya sebatas menyempurnakan separuh dien ini. Yang pasti kita memang sudah harus membuat planning ke arah itu. Wajar kan? Bahkan sudah seharusnya. Jadi lucu juga rasanya. Semua temen pada kompak ngebahas yang satu ini. Apalagi lingkungan n suasana mendukung banget. Maksudnya? Entah kebetulan ato tidak. Tapi kita disini lagi dimanjakan sama serunya masalah ini. Ikut kajian di masjid tentang nikah. Ikut kajian anak rohis tentang nikah. Pelatihan n seminar2 yang ada pun juga tentang nikah. Bahkan agenda liqo’ pun ngebahas hal ini. Murobbi aja ikut ngompor-ngompori. Beliau dengan asyiknya cerita tentang proses pernikahannya, so jadi banyak motivasi bagi kita nih. Wuih jadi bingung? Bingung nentuin kapan segera nikahnya men! He2. Jadi pengen cepet lulus, trus cari kerja n nikah. Tapi dibuat santai aja ya? Jangan jadi beban. OK. Gimana dengan antum semua? Ayo buruan. Bukankah ini adalah ibadah. Mari berlomba-lomba dalam amal kebajikan. Tetapi senantiasa ingat kehidupan ini tidak bisa kita kalkulasi. Manusia hanya bisa merencanakan, Alloh yang menentukan. Wallohu'alam bis showab.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment