Kaifa haluk? Jumpa lagi dalam episode pencarian jati diri. Hampir sama dengan edisi2 kemarin, ana kembali mengangkat tema ikhwah sejati. Kalo kemarin tentang ikhwan sejati, sekarang gantian ana ngambil bahasan akhwat sejati. OK, let’s join with me. He2.
Buat para akhwat, luangkan sejenak waktu untuk kontemplasi sejauh mana perjalanan yang telah antum lalui. Ya, sejauh mana melangkah. Apakah telah mencerminkan diri sebagai seorang muslimah? Ah, biarlah antum yang menilai sendiri lewat untaian nasihat seorang ibu. Bacalah, resapi dan pahamilah!
Buat para akhwat, luangkan sejenak waktu untuk kontemplasi sejauh mana perjalanan yang telah antum lalui. Ya, sejauh mana melangkah. Apakah telah mencerminkan diri sebagai seorang muslimah? Ah, biarlah antum yang menilai sendiri lewat untaian nasihat seorang ibu. Bacalah, resapi dan pahamilah!
Anakku …
Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya,
Tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya..
Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona,
Tetapi sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya..
Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan,
Tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu..
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya,
Tetapi dilihat dari apa yang mulutnya sering bicarakan..
Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,
Tetapi dilihat dari bagaimana cara ia berbicara..
Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian,
Tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya..
Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan,
Tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda..
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani,
Tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur..
Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul,
Tetapi dilihat dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatannya dalam bergaul …
Seorang akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya,
Tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya..
Akhwat sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona,
Tetapi sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya..
Akhwat sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan,
Tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu..
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya,
Tetapi dilihat dari apa yang mulutnya sering bicarakan..
Akhwat sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,
Tetapi dilihat dari bagaimana cara ia berbicara..
Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian,
Tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya..
Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan,
Tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda..
Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani,
Tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur..
Akhwat sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul,
Tetapi dilihat dari sejauh mana ia bisa menjaga kehormatannya dalam bergaul …
Darul Hikmah, 20 July 2007
Special for “Saudariku”
Special for “Saudariku”


No comments:
Post a Comment