Dalam terminologi Islam, sorang mujahid tak pernah kalah. Jika memperoleh yang diperjuangkannya, sesungguhnya ia mendapat kemenangan yang dekat (fathul qarib). Dan, bila gugur dalamperjuangannya, ia memperoleh kemenangan hakiki, masuk surga (fathul mubin). Inilah keajaiban seorang mukmin yang tidak dimilki kelompok umat lain di dunia, begitu kata Rasulullah saw.
Karena itu, bagi seorang mujahid sejati, tidak ada kata mundur dari perjuangan. Umar bin Khattab memberi contoh sikap mujahid sejati. Katanya, "jika ada seribu mujahid berperang, aku salah satunya. Jika ada seratus mujahid berperang, aku salah satunya. Jika ada sepuluh mujahid berperang, aku salah satunya. Dan, jika ada satu orang mujahid berperang, itulah aku!
Apapun kondisi yang dihadapi, seorang mujahid sejati tidak patah semangat. Baginya, kemenangan perjuangan bukanlah kemenangan pribadi. Tapi, itu kemenangan Alloh, RasulNya, dan kemenangan Islam. Karena itu, ia tidak pernah mengukur kemenangan dengan ukuran umurnya yang pendek.
Begitulah seharusnya kita menyikapi setiap episode perjalanan dakwah yang kita lalui di kampus. Entah di Rohis, di akademik ataupun di sospol. Apa pun hasilnya, perjuangan menegakkan Islam di kampus ini tidak boleh berhenti. Jika memperoleh hasil yang signifikan, itu karunia Alloh. Dan, bila tidak demikian, artinya kerja kader-kader dakwah belum maksimal.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment